PROGRAM INOVASI 2


INOVASI PUSKESMAS PUCUK
1.  PENGOBATAN TRADISIONAL DAN AKUPRESURE
Munculnya gagasan dibentuknya Poli Akupresure dan Pojok Konsultasi TOGA di Puskesmas Pucuk
Akupresur dan pemanfaatan TOGA(Tanaman Obat Keluarga) merupakan salah satu  alternative pengobatan yg mulai ditumbuhkembangkan oleh pemerintah, Akupresur salah satu pengobatan yang diadopsi dari Negara cina yang dengan tekhnik pemijatan pada titik2 akupunctur yang dilakukan oleh tenaga yang terlatih ternyata mampu meningkatkan energy positif didalam tubuh sehingga bisa meningkatkan kwalitas kesehatan seseorang, dan agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan pelayanan akupresur oleh karena itu Puskesmas Pucuk membentuk Poli Akupresur yang bersinergi dengan poli KIA dan dilakukan oleh petugas puskesmas yang sudah terlatih akupresur
Dan pemanfaatan TOGA yang pada dasarnya sudah lama dikenal oleh masyarakat perlu kiranya untuk terus menerus diinformasikan kepada masyarakat agar bisa di maksimalkan pemanfaatannya dalam meningkatkan derajat kesehatan perorangan keluarga maupun masyarakat,  
Pengetahuan masyarakat akan macam-macam toga dan pemanfaatan toga juga cara mengolah yang benar masih sangat kurang, masyarakat juga kurang bisa memaksimalkan pemanfaatan tanaman obat, karena kurangnya pengetahuan. Tanaman obat sangat mudah didapat, harganya murah, dan tidak menimbulkan efek samping jika dikonsumsi, memberikan efek jangka panjang yang sangat baik dalam menjaga kesehatan seseorang, juga masih banyak lagi keuntungan memanfaatkan toga bila dibandingkan dengan obat2an kimia
Oleh Karena itulah maka Puskesmas Pucuk memberikan ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan dalam meningkatkaan pengetahuannya tentang Tanaman Obat Keluarga
Selain mendapatkan informasi tersebut masyarakat atau pengunjung Puskesmas juga akan mendapatkan contoh minuman sehat TOGA, beberapa olahan TOGA, melihat TOGA secara langsung yang tersedia di Taman Toga Puskesmas Pucuk sehingga masyarakat akan lebih mudah mengaplikasikan dalam keluarga.



























Tidak ada komentar:

Posting Komentar